Arsip untuk Desember, 2005

The Story Behind layangan.com

Desember 30, 2005

Kata layangan diambil dari Bahasa Jawa yang berarti layang-layang dalam Bahasa Indonesia. Bedakan dengan kata layang yang berarti surat.

Ketika saya masih sekolah SD (kira-kira umur 6-8) tahun, bermain layang-layang adalah satu-satunya permainan yang mahir saya mainkan :-) . Walaupun saya mahir memainkan, saya kurang bisa membuatnya. Mungkin kalau diambil sample dari 10 kali percobaan 8 diantaranya adalah: gagal. Jadi saya lebih suka membeli, biasanya bergambar superhero jaman itu, seperti Captain America, Superman, Phantom dan lainnya.

(lagi…)

Scrolling Trackpoint di Linux

Desember 27, 2005

Bingung bagaimana cara menggunakan mouse scrolling Trackpoint yang ada di notebook Thinkpad di Linux? Untung ada Pak Daniel Grobe Sachs yang baik hati membuat paket tp-scroll untuk mengatasi masalah tersebut diatas. Program tp-scroll ini berusaha untuk memberikan fasilitas scrolling seperti yang terdapat pada sistem operasi Windows dengan mengemulasikan data stream trackpoint kedalam bentuk data Intellimouse yang digunakan oleh sistem X Windows di Linux (xorg-x11). Cara menggunakanya ya sami mawon dengan di Windows, yaitu tekan tombol tengah kemudian geser pointer trackpoint yang berwarna merah keatas dan kebawah.

(lagi…)

Menyikapi Perbedaan Sudut Pandang

Desember 27, 2005

Sejak kecil saya dibesarkan dilingkungan masyarakat nahdliyin. Saya masih ingat ketika sehabis pulang dari SD, pada jam 14:00 saya harus sekolah diniyah sampai jam 17:00, dulu kami menyebutnya dengan sebutan sekolah sore. Selain pelajaran tentang akidah, Al Qur’an dan lainnya ada mata pelajaran fasholatan yang tentunya kalau dilihat dari namanya membahas masalah sholat beserta hafalannya dan hal-hal yang berkaitan dengannya, termasuk misalnya bersuci (thoharoh). Bahasa pengantarnya tentu menggunakan bahasa Jawa :-) .

(lagi…)

Postfix sebagai Mail Hosting

Desember 15, 2005

Tulisan ini merupakan lanjutan dari seri “Bingung dengan Postfix”

Dalam skema Postfix sebagai mail hosting, Postfix akan menerima dan menyimpan email. Artinya Postfix merupakan tujuan akhir dari sebuah email yang ditujukan ke sebuah domain yang kemudian user yang bersangkutan akan mengambilnya dilain waktu. Yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah apakah domain yang akan dihandle oleh Postfix termasuk domain lokal atau virtual? Baik domain lokal maupun virtual keduanya bisa menggunakan UNIX account, walaupun dalam keadaan domain virtual banyak juga yang menggunakan database user non-UNIX.

(lagi…)

Postfix sebagai Gateway

Desember 14, 2005

Tulisan ini merupakan lanjutan dari seri “Bingung dengan Postfix�

Sebelumnya Anda saya sarankan untuk membaca bagian “Postfix sebagai SMTP” diatas untuk mengkonfigurasi dasar dari Postfix. Dalam skema ini sebenarnya mirip skema dalam “Postfix sebagai Backup MX”. Namun disini, Postfix sebagai sebuah mail gateway yang berfungsi sebagai primary MX sebuah domain yang dikenal di Internet, namum sebenarnya Postfix hanya berfungsi sebagai relayer atau jembatan yang akan meneruskan semua email ke MTA yang sebenarnya. Skema seperti ini digunakan supaya Postfix bisa “melindungi” MTA yang sesungguhnya yang mungkin mempunyai fitur yang terbatas. Dalam hal ini Postfix merupakan primary MX yang mempunyai preferensi RR MX paling rendah.

(lagi…)

Postfix sebagai Backup MX

Desember 14, 2005

Tulisan ini merupakan lanjutan dari seri “Bingung dengan Postfix”

Sebelumnya Anda saya sarankan untuk membaca bagian “Postfix sebagai SMTP” diatas untuk mengkonfigurasi dasar dari Postfix. Dalam skema Postfix sebagai backup MX, Postfix diharapkan hanya menerima dan menyimpan sementara waktu email yang ditujukan ke suatu domain (atau email yang nyasar kepadanya) yang nantinya akan diteruskan ke MTA yang lain yang mempunyai preferensi RR MX di DNS yang lebih rendah.

(lagi…)

Bingung dengan Postfix

Desember 13, 2005

Apakah Anda tertarik dengan MTA Postfix namun masih bingung cara mengkonfigurasinya atau menggunakannya? Atau Anda sudah tidak tidur tiga hari tiga malam membaca dokumentasi tapi masih belum mudeng juga? Jangan khawatir, Anda tidak sendirian. Saya dulu juga mengalami hal tersebut.

Mudah-mudahan tulisan yang singkat ini bisa membantu menentukan kira-kira fungsi Postfix seperti yang bagaimanakah yang Anda inginkan.

(lagi…)

The Freedom To Share

Desember 13, 2005

hati hati groove

Setelah saya merasa agak ribet dan kerepotan dalam menggunakan Texpattern untuk ngeblogging, akhirnya saya putuskan untuk mengganti menggunakan WordPress. Jadi ini adalah posting pertama menggunakan WordPress. Namun ada yang saya bingungkan dalam menggunakan WordPress adalah bagaimana cara mengganti background header diatas menjadi lebih kecil. Ada yang tahu?

Slogan “Freedom to Share” diambil dari salah satu lagunya The Groove di album ke tiga Hati-hati pada tahun 2004. Lagu tersebut sebenarnya sebuah instrumental yang hanya berisi satu bait reff.

Mudah-mudahan blog ini akan selalu bisa bebas untuk berbagi dalam berbagai hal…