Untuk ‘memaksa’ named menggunakan resource lebih tinggi, coba tambahkan parameter berikut ini di file named.conf. Ini dengan asumsi memori yang digunakan adalah 1 GB dan aplikasi yang berjalan hanya named:
datasize 512M;
max-cache-size 768M;
Kemudian restart named, dan test untuk melakukan query berkali-kali untuk domain yang sama. Voila, respon lebih cepat kan
. Konfigurasi ini cocok digunakan untuk dns server yang sering melayani request dari client yang frekuensinya tinggi, misalnya proxy server.
Atau ganti BIND dengan dnscache sebagai caching name server
Semoga berguna…
Tag: dns server
Oktober 9, 2006 pukul 1:44 pm
Wah saya sendiri kurang menyarankan mas
bagusan kita justeru melakukan pembatasan, supaya bisa menghalangi serangan ke dns services
Kebayang donk kalau semua resources yang kita berikan ke services tersebut habis untuk handle dos aja
Oktober 30, 2006 pukul 1:39 pm
Kalau saya lihat dari awal, dns ini kan cached only yah, bukan auth.
Jadi untuk mencegah DOS ya… bisa menggunakan acl.
November 2, 2006 pukul 10:39 am
@ALL Iya, sebenarnya ini masih cukup rentan, untuk meminimalisir memang bisa menggunakan ACL.