Arsip untuk ‘ComSci’ Kategori

Wietse terima penghargaan dari Sendmail

Oktober 30, 2006

Sebagai bagian dari ulang tahun ke 25 Sendmail Corp., Wietse Venema, pembuat Postfix menerima penghargaan sehubungan dengan penambahan dan pengembangan Sendmail Milter (milter singkatan dari mail filter) di Postfix. Kutipan dari siaran pers-nya Sendmail :

Sendmail Announces Winners of Its First Annual
Innovation Awards

MOUNTAIN VIEW, Calif. October 25th, 2006 Today at its 25 Years
of Internet Mail celebration event, taking place at the Computer
History Museum in Mountain View, California, Sendmail, Inc., the
leading global provider of trusted messaging, announced the recipients
of its inaugural Innovation Awards

….

(lagi…)

Spamhaus vs e360

Oktober 25, 2006

Seperti yang diberitakan oleh The Register di sini, akhirnya pemerintah US melalui pengadilannya menolak permintaaan e360 Insight untuk mensuspend domain Spamhaus – spamhaus.org. Seperti yang kita ketahui Spamhaus ini adalah penyedia layanan RBL (Real Time Blacklisting) yang biasa kita gunakan di email server kita untuk menolak email yang berasal dari IP address yang ada dalam daftar mereka. Daftar tersebut IP tersebut bisa berasal dari server open-proxy, viruses, worm, trojan, exploits dan lain sebagainya. Saat ini saya menggunakan sbl-xbl.spamhaus.org untuk filter di Postfix saya. Arti S dan X dalam sbl-xbl adalah S adalah source, sedangkan X adalah exploits.

(lagi…)

Terima kasih header_check

Oktober 25, 2006

Tiba tiba hari Senin (23/10/2006) yang lalu SMTP server disini mogok. Port SMTP (25) kalau ditelnet responnya lama sekali, begitu pula kalau di ssh, dan lampu indikator harddisk berkedip dengan cepat. Maklum, cuman PC dengan spek seadanya PIII 700MHz RAM 64MB :-) .

Setelah punya selidik queue yang aktif di Postfix melonjak dari yang biasanya 27 email per menit menjadi 493. Akhirnya setelah di stop dulu kemudian inspeksi ke salah satu email yang deferred, terlihat ada virus/spam/trojan/malware yang mengirim ke random address.

Untuk sementara diputuskan dari IP yang bersangkutan didiscard dulu, tapi masalahnya IP tersebut dishare. Tidak masalah, untungnya pakai Postfix, dengan menggunakan header_checks instead of tabel akses via check_sender_access IP tersebut bisa diblok dulu. Kira-kira isinya seperti ini di file header_checksnya :

(lagi…)

dnscache dan local dnsroot

Oktober 22, 2006

Seperti yang telah kita ketahui, bahwa setiap permintaan DNS akan selalu melakukan query ke root server (di Bind adalah file named.root) untuk mencari nameserver yang sesuai dengan delegasi dari query tsb. Misalkan ada permintaan ke alamat www.postfix.or.id maka nameserver akan lookup ke root server, kemudian didapatkan data bahwa yang mengurusi TLD .id adalah nameserver dengan IP misalnya: 202.155.30.227 (ns1.id), 202.12.28.140 (sec3.apnic.net), 202.154.1.2 (ns1.rad.net.id) dan 202.159.32.2 (ns1.indo.net.id.). Baru kemudian nameserver melakukan query lagi ke salah satu server tersebut untuk mendapatkan data (RR) www.postfix.or.id (203.84.155.189).

(lagi…)

Boost your BIND cache

April 27, 2006

Untuk ‘memaksa’ named menggunakan resource lebih tinggi, coba tambahkan parameter berikut ini di file named.conf. Ini dengan asumsi memori yang digunakan adalah 1 GB dan aplikasi yang berjalan hanya named:

datasize 512M;
max-cache-size 768M;

Kemudian restart named, dan test untuk melakukan query berkali-kali untuk domain yang sama. Voila, respon lebih cepat kan :-) . Konfigurasi ini cocok digunakan untuk dns server yang sering melayani request dari client yang frekuensinya tinggi, misalnya proxy server.

Atau ganti BIND dengan dnscache sebagai caching name server :-D

Semoga berguna…

Hasil evaluasi Coverity untuk Postfix

April 9, 2006

Baru-baru ini Pak Wietse mengatakan dalam milis postfix-users@postfix.org bahwa Coverity sebuah perusahaan yang bergerak dalam testing kualitas software termasuk opensource (seperti misalnya Linux, MySQL, dan lainnya) telah melakukan semacam audit (buzzwordnya:quality assessment) untuk Postfix .

Hasilnya adalah ditemukan dua buah “errors” (menurut Coverity) yaitu pada address verification (suatu metode yg digunakan Postfix untuk memeriksa apakah suatu alamat email sender/recipient itu valid atau tidak) dan pada routin penulisan maildir.

(lagi…)

Scrolling Trackpoint di Linux

Desember 27, 2005

Bingung bagaimana cara menggunakan mouse scrolling Trackpoint yang ada di notebook Thinkpad di Linux? Untung ada Pak Daniel Grobe Sachs yang baik hati membuat paket tp-scroll untuk mengatasi masalah tersebut diatas. Program tp-scroll ini berusaha untuk memberikan fasilitas scrolling seperti yang terdapat pada sistem operasi Windows dengan mengemulasikan data stream trackpoint kedalam bentuk data Intellimouse yang digunakan oleh sistem X Windows di Linux (xorg-x11). Cara menggunakanya ya sami mawon dengan di Windows, yaitu tekan tombol tengah kemudian geser pointer trackpoint yang berwarna merah keatas dan kebawah.

(lagi…)

Postfix sebagai Mail Hosting

Desember 15, 2005

Tulisan ini merupakan lanjutan dari seri “Bingung dengan Postfix”

Dalam skema Postfix sebagai mail hosting, Postfix akan menerima dan menyimpan email. Artinya Postfix merupakan tujuan akhir dari sebuah email yang ditujukan ke sebuah domain yang kemudian user yang bersangkutan akan mengambilnya dilain waktu. Yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah apakah domain yang akan dihandle oleh Postfix termasuk domain lokal atau virtual? Baik domain lokal maupun virtual keduanya bisa menggunakan UNIX account, walaupun dalam keadaan domain virtual banyak juga yang menggunakan database user non-UNIX.

(lagi…)

Postfix sebagai Gateway

Desember 14, 2005

Tulisan ini merupakan lanjutan dari seri “Bingung dengan Postfix�

Sebelumnya Anda saya sarankan untuk membaca bagian “Postfix sebagai SMTP” diatas untuk mengkonfigurasi dasar dari Postfix. Dalam skema ini sebenarnya mirip skema dalam “Postfix sebagai Backup MX”. Namun disini, Postfix sebagai sebuah mail gateway yang berfungsi sebagai primary MX sebuah domain yang dikenal di Internet, namum sebenarnya Postfix hanya berfungsi sebagai relayer atau jembatan yang akan meneruskan semua email ke MTA yang sebenarnya. Skema seperti ini digunakan supaya Postfix bisa “melindungi” MTA yang sesungguhnya yang mungkin mempunyai fitur yang terbatas. Dalam hal ini Postfix merupakan primary MX yang mempunyai preferensi RR MX paling rendah.

(lagi…)

Postfix sebagai Backup MX

Desember 14, 2005

Tulisan ini merupakan lanjutan dari seri “Bingung dengan Postfix”

Sebelumnya Anda saya sarankan untuk membaca bagian “Postfix sebagai SMTP” diatas untuk mengkonfigurasi dasar dari Postfix. Dalam skema Postfix sebagai backup MX, Postfix diharapkan hanya menerima dan menyimpan sementara waktu email yang ditujukan ke suatu domain (atau email yang nyasar kepadanya) yang nantinya akan diteruskan ke MTA yang lain yang mempunyai preferensi RR MX di DNS yang lebih rendah.

(lagi…)